UTS Kriptografi Dan Keamanan Irwan

 

Nama : Irwansyah
Nim : 2103015072
Kelas : 4D


1. Apa yang dimaksud dengan kriptografi? Jelaskan prinsip dasar kriptografi !

  Kriptografi adalah ilmu yang mempelajari teknik-teknik matematika yang berhubungan dengan aspek keamanan informasi seperti kerahasiaan, integritas data, serta otentikasi.

Prinsip-prinsip yang mendasari kriptografi yakni:

• Confidentiality (kerahasiaan) yaitu layanan agar isi pesan yang dikirimkan tetap rahasia dan tidak diketahui oleh pihak lain (kecuali pihak pengirim, pihak penerima / pihak-pihak memiliki izin). Umumnya hal ini dilakukan dengan cara membuat suatu algoritma matematis yang mampu mengubah data hingga menjadi sulit untuk dibaca dan dipahami.


2. Jelaskan perbedaan antara kriptografi simetris dan kriptografi asimetris !

Kriptografi Simetris

     Algoritma simetris atau disebut juga algoritma Kriptografi konvensional adalah algoritma yang menggunakan kunci yang sama untuk proses enkripsi dan proses dekripsi. Algoritma Kriptografi simetris dibagi menjadi 2 kategori yaitu algoritma aliran (Stream Ciphers) dan algoritma blok (Block Ciphers). Pada algoritma aliran, proses penyandiannya berorientasi pada satu bit atau satu byte data. Sedang pada algoritma blok, proses penyandiannya berorientasi pada sekumpulan bit atau byte data (per blok).

Kriptografi Asimetris

Kriptografi asimetris (asymmetric cryptography) adalah algoritma yang menggunakan kunci yang berbeda untuk proses enkripsi dan dekripsi. Kunci enkripsi dapat disebarkan kepada umum dan dinamakan sebagai kunci publik (public key) sedangkan kunci dekripsi disimpan untuk digunakan sendiri dan dinamakan sebagai kunci pribadi (private key). Oleh karena itulah, Kriptografi ini dikenal pula dengan nama Kriptografi kunci publik (public key cryptography).

3. Jelaskan teknik kriptografi modern yang saat ini banyak digunakan ! dan mengapa teknik tersebut aman ?

Kriptografi modern 

merupakan suatu perbaikan yang mengacu pada kriptografi klasik. Pada kriptografi modern terdapat berbagai macam algoritma yang dimaksudkan untuk mengamankan informasi yang dikirim melalui jaringan komputer. Algoritma kriptografi modern umumnya beroperasi dalam mode bit. Berbeda dengan kriptografi klasik yang beroperasi dalam mode karakter (seperti yang dilakukan pada cipher substitusi atau cipher transposisi dari algoritma kriptografi klasik). Operasi dalam mode bit berarti semua data dan informasi (baik kunci, plainteks, maupun cipherteks) dinyatakan dalam rangkaian (string) bit biner, 0 dan 1. Algoritma enkripsi dan dekripsi memproses semua data dan informasi dalam bentuk rangkaian bit. Rangkaian bit yang menyatakan plainteks dienkripsi menjadi cipherteks dalam bentuk rangkaian bit, demikian sebaliknya

 Contohnya yaitu, Algoritma ElGamal Algoritma Elgamal merupakan salah satu algoritma kriptografi kunci-publik yang dibuat oleh Taher ElGamal pada tahun 1984. Algoritma in pada umumnya digunakan untuk digital signature, namun kemudian dimodifikasi sehingga juga bisa digunakan untuk enkripsi dan deskripsi. ElGamal digunakan dalam perangkat lunak sekuriti yang dikembangkan oleh GNU, program PGP, dan pada sistem sekuriti lainnya. Kekuatan algoritma ini terletak pada sulitnya menghitung logaritma diskrit. Algoritma Elgamal tidak dipatenkan. Tetapi, algoritma ini didasarkan pada algoritma Diffie – Hellman, sehingga hak paten algoritma Diffie – Hellman juga mencakup algoritma ElGamal. Karena hak paten algoritma Diffie – Hellman berakhir pada bulan April 1997, maka algoritma ElGamal dapat diimplementasikan untuk aplikasi komersil. 

Besaran-besaran yang digunakan di dalam algoritma ElGamal: 

1. Bilangan prima, p (tidak rahasia)

 2. Bilangan acak, g ( g < p) (tidak rahasia) 

3. Bilangan acak, x (x < p) (rahasia)

 4. M (plainteks) (rahasia)

 5. a dan b (cipherteks) (tidak rahasia) 

Prosedur Membuat Pasangan Kunci : Pilih sembarang bilangan prima p,Pilih dua buah bilangan acak, g dan x, dengan syarat g < p dan 1 ≤ x ≤ p – 2, Hitung y = gx mod p, Kunci publik adalah y, kunci rahasia adalah x. Nilai g dan p tidak dirahasiakan dan dapat diumumkan kepada anggota kelompok. 

Enkripsi 

Plainteks disusun menjadi blok-blok m1, m2, …, sedemikian sehingga setiap blok merepresentasikan nilai di dalam rentang 0 sampai p – 1.Pilih bilangan acak k, yang dalam hal ini 0 £ k £ p – 1, sedemikian sehingga k relatif prima dengan p – 1.Setiap blok m dienkripsi dengan rumus

  a = gk mod p b = ykm mod p

 Pasangan a dan b adalah cipherteks untuk blok pesan m. Jadi, ukuran cipherteks dua kali ukuran plainteksnya. 

Dekripsi

 Untuk mendekripsi a dan b digunakan kunci rahasia, x, dan plainteks m diperoleh kembali dengan persamaan m = b/ax mod p Catatlah bahwa karena ax º gkx (mod p) maka b/ax º ykm/ax 

º gxkm/gxk

 º m (mod p)

 Yang berarti bahwa plainteks dapat ditemukan kembali dari pasangan cipherteks a dan b. 

Contoh : 1. Siti ingin membangkitkan pasangan kuncinya. Siti memilih p = 2357, g = 2, dan x = 1751. Kemudian menghitung :

 y = gx mod p = 21751 mod 2357 = 1185

 Jadi kunci publiknya ( y = 1185, g = 2, p = 2357 ) dan kunci privatnya ( x = 1751, p = 2357 ). 

Jawab : Enkripsi Misalkan Ahmad ingin mengirim palinteks m = 2035 (nilai m masih berada di dalam selang [ 0, 2357 – 1 ] ). Ahmad memilih bilangan acak k = 1520 ( nilai k masih berada di dalam selang [ 0, 2357 – 1 ] ). Kemudian Ahmad menghitung

 a = gk mod p = 21520 mod 2357 = 1430

 b = ykm mod p = 11851520 × 2035 mod 2357 = 697 

Jadi, cipherteks yang dihasilkan adalah (1430, 697). Ahmad mengirim cipherteks ini ke Siti. Dekripsi Siti mendeskripsi cipherteks dari Ahmad dengan melakukan perhitungan sebagai berikut : 1/ax = (ax)– 1 = a p – 1 – x mod p = 1430605 mod 2357 = 872

 m = b/ax mod p = 697 × 872 mod 2357 = 2035 

Plainteks yang didekripsi, 2035, sama dengan plainteks yang dikirim oleh Ahmad



https://onlinelearning.uhamka.ac.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas 9 [Irwan] One Time Pad